
Ambon, IMIGRASI MALUKU – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku melaksanakan Upacara Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2026 pada Senin (23/2), bertempat di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku.
Upacara tersebut dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku, Abduraab Ely. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal (Kabid Gakkum dan Patnal), Jose, serta Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian, Sukri Martin.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan pengambilan sumpah terhadap Muhammad Iqbal Faidurrohman sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku. Prosesi pengambilan sumpah dilaksanakan secara khidmat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai bentuk komitmen resmi dalam mengemban amanah sebagai aparatur sipil negara.

Dalam sambutannya, Plh. Kepala Kantor Wilayah Abduraab Ely menyampaikan bahwa pengambilan sumpah PNS bukan sekadar formalitas administratif, melainkan janji dan komitmen moral kepada negara, institusi, serta masyarakat.
“Momentum ini adalah penguatan tanggung jawab saudara sebagai aparatur sipil negara. Jalankan tugas dengan penuh integritas, disiplin, dan profesionalisme,” ujar Abduraab Ely.
Pada kesempatan tersebut, Abduraab Ely juga menyampaikan pesan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku, Doni Alfisyahrin, yang saat ini sedang melaksanakan tugas kedinasan. Dalam pesannya, Kakanwil menekankan pentingnya menjaga loyalitas dan komitmen terhadap institusi.
“Kepala Kantor Wilayah menitipkan pesan agar saudara Iqbal tetap kokoh menjaga loyalitas kepada institusi, menjunjung tinggi integritas, serta menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” ungkap Abduraab Ely menyampaikan pesan Kakanwil.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap PNS tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas, loyalitas, serta tanggung jawab dalam menjaga nama baik institusi.

Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, serta menjadi momentum penguatan komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan pelayanan keimigrasian yang profesional, transparan, dan berintegritas di wilayah Maluku.

