
Ambon, IMIGRASI MALUKU – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku mengikuti Kegiatan Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Imigrasi, pada Senin (9/2) pukul 10.00 WIT. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring dan diikuti dari Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku melalui media Zoom Meeting.
Kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum serta seluruh pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku, sebagai bagian dari upaya penguatan pemahaman dan pelaksanaan tugas keimigrasian yang berintegritas dan profesional.
Dalam arahannya, Plt. Direktur Jenderal Imigrasi menekankan pentingnya penguatan integritas, profesionalisme, serta konsistensi pelaksanaan reformasi birokrasi di seluruh jajaran Imigrasi. Ia menegaskan bahwa insan Imigrasi merupakan garda terdepan penjaga pintu gerbang negara yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

“Setiap insan Imigrasi harus memahami bahwa tugas yang diemban bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga menyangkut marwah negara. Oleh karena itu, integritas, kepatuhan terhadap aturan, dan profesionalisme harus menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Plt. Direktur Jenderal Imigrasi.
Plt. Direktur Jenderal Imigrasi juga menegaskan larangan keras terhadap praktik korupsi, kolusi, nepotisme, pungutan liar, serta gratifikasi dalam bentuk apa pun. Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga sikap dan perilaku, termasuk dalam penggunaan media sosial, agar tidak mencederai citra dan kepercayaan publik terhadap institusi Imigrasi.
“Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran integritas. Pimpinan satuan kerja harus menjadi teladan dan memastikan pengawasan melekat berjalan efektif sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran,” tambahnya.
Selain itu, fungsi kepatuhan internal diperintahkan untuk terus diperkuat sebagai early warning system dalam rangka mencegah terjadinya pelanggaran, baik di bidang pelayanan maupun penegakan hukum keimigrasian.
Kegiatan ditutup dengan penegasan komitmen bersama seluruh jajaran Imigrasi untuk mewujudkan pelayanan keimigrasian yang bersih, transparan, dan berintegritas, serta mendukung penuh agenda reformasi birokrasi dan budaya anti korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku semakin memahami peran strategisnya, memperkuat integritas pribadi dan institusi, serta mampu memberikan pelayanan keimigrasian yang profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.


