
Ambon, IMIGRASI MALUKU — Transformasi digital di lingkungan pemerintahan terus menunjukkan akselerasi nyata. Pada Rabu, 22 April 2025, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku menggelar kegiatan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Srikandi bagi seluruh pegawai. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola administrasi berbasis elektronik.
Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya dalam pengelolaan arsip dan persuratan dinas secara digital. Aplikasi Srikandi sendiri dikenal sebagai platform nasional yang dirancang untuk mempermudah proses administrasi perkantoran, mulai dari pembuatan, pengiriman, hingga pengarsipan dokumen secara terintegrasi.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Kepala Tim Umum, Fredrick Tulaseket. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap sistem digital sebagai bagian dari tuntutan zaman sekaligus komitmen instansi pemerintah dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi kerja.
“Penggunaan Aplikasi Srikandi bukan sekadar perubahan alat kerja, tetapi juga perubahan pola pikir. Kita harus siap meninggalkan cara konvensional menuju sistem yang lebih modern, cepat, dan akuntabel,” ujarnya di hadapan peserta sosialisasi.
Fredrick juga menjelaskan secara rinci fitur-fitur utama dalam aplikasi Srikandi, mulai dari tata cara login, pengelolaan naskah dinas elektronik, hingga mekanisme disposisi surat secara digital. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat dilakukan simulasi penggunaan aplikasi secara langsung.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Berbagai pertanyaan terkait kendala teknis hingga implementasi di masing-masing unit kerja turut dibahas secara komprehensif. Hal ini diharapkan mampu meminimalisir hambatan saat penerapan aplikasi di lingkungan kerja sehari-hari.
Pelaksanaan sosialisasi ini menegaskan komitmen Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku dalam mendukung digitalisasi birokrasi yang lebih efektif dan efisien. Dengan penerapan Aplikasi Srikandi, diharapkan seluruh proses administrasi dapat berjalan lebih cepat, terdokumentasi dengan baik, serta mengurangi ketergantungan pada penggunaan kertas.
Ke depan, Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi guna memastikan implementasi aplikasi ini berjalan optimal. Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dihadapi bersama demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan profesional.
Melalui langkah ini, semangat “dari kertas ke klik” benar-benar diwujudkan—membawa birokrasi ke arah yang lebih modern, responsif, dan siap menghadapi tantangan era digital.
